-
Penerapan zat perata warna pewarna dispersi dalam pewarnaan poliester
Zat warna dispersi terutama digunakan untuk mewarnai serat hidrofobik seperti poliester, spandeks, nilon, dan serat asetat. Dengan kemajuan teknologi pewarnaan serat yang berkelanjutan, berbagai jenis zat perata warna telah mencapai perkembangan yang signifikan. 1. Zat perata warna untuk pewarnaan suhu tinggi Ketika ...Baca selengkapnya -
Seberapa banyak yang Anda ketahui tentang pengetahuan flotasi?
1. Konsep flotasi Flotasi, juga dikenal sebagai pengayaan flotasi, adalah teknologi pengolahan mineral yang memisahkan mineral bermanfaat dari mineral pengotor pada antarmuka fase gas-cair-padat dengan memanfaatkan perbedaan sifat permukaan mineral yang berbeda dalam bijih, dan juga...Baca selengkapnya -
Pengemulsi dan pelarut: Apa perbedaannya?
Mencampur zat yang tidak dapat bercampur adalah reaksi kimia yang cerdas! Jika Anda pernah mencoba mencampurnya, Anda akan tahu bahwa minyak dan air tidak mudah bercampur. Namun, dengan bantuan pengemulsi dan pelarut, hal yang tampaknya mustahil ini menjadi mungkin—tetapi bukankah itu hanya dua zat...Baca selengkapnya -
Memahami Surfaktan Amfoterik dalam Satu Artikel—Tipe Asam Amino dan Tipe Betain
Surfaktan amfoter adalah surfaktan yang mengandung gugus hidrofilik anionik dan gugus hidrofilik kationik dalam molekul yang sama. Karakteristik terpentingnya adalah kemampuannya untuk mendonorkan dan menerima proton. Surfaktan amfoter memiliki karakteristik berikut selama penggunaannya: Surfaktan amfoter...Baca selengkapnya -
Surfaktan nonionik dan surfaktan kationik umum yang digunakan dalam deterjen
1. Surfaktan Terdapat banyak jenis surfaktan. Berdasarkan fungsinya, surfaktan anionik berjumlah 56%, surfaktan non-ionik berjumlah 36%, surfaktan amfoterik berjumlah 5%, dan surfaktan kationik berjumlah 3%. 2. Surfaktan Non-ionik Jenis utama surfaktan non-ionik adalah...Baca selengkapnya -
Perhatikan detail-detail ini dalam proses penghilangan minyak dan pengawetan, yang akan menghemat waktu, tenaga, dan mengurangi konsumsi!
Untuk menguasai dan mengelola proses penghilangan minyak dengan baik, perlu untuk memahami prinsip ikatan antara lapisan dan substrat logam dengan benar. Poin ini sering diabaikan, sehingga menimbulkan kesulitan dalam praktik. Materi terkait menunjukkan bahwa ikatan mekanis yang disebabkan oleh...Baca selengkapnya -
Klasifikasi dan Penerapan Bahan Pembersih
Bidang aplikasi bahan pembersih meliputi industri ringan, rumah tangga, katering, binatu, industri, transportasi, dan industri lainnya. Bahan kimia dasar yang digunakan meliputi 15 kategori seperti surfaktan, fungisida, pengental, pengisi, pewarna, enzim, pelarut, penghambat korosi, dan lain-lain.Baca selengkapnya -
Penerapan Surfaktan Poligliserol Eter Amina Lemak
Struktur surfaktan eter poligliserol amina lemak adalah sebagai berikut: Gugus hidrofilik juga terdiri dari gugus hidroksil dan ikatan eter, tetapi kemunculan bergantian gugus hidroksil dan ikatan eter mengubah situasi surfaktan nonionik eter polioksietilen, yang...Baca selengkapnya -
Ide desain untuk formulasi bahan pembersih berbasis air
1 Ide Desain Formulasi untuk Agen Pembersih Berbasis Air 1.1 Pemilihan Sistem Sistem agen pembersih berbasis air yang umum dapat dibagi menjadi tiga jenis: netral, asam, dan basa. Agen pembersih netral terutama digunakan di tempat-tempat yang tidak tahan terhadap asam dan basa. Pembersihan...Baca selengkapnya -
Desain formula bahan pembersih industri
1. Pembersihan industri. Sesuai namanya, mengacu pada proses di industri untuk menghilangkan kontaminan (kotoran) yang terbentuk pada permukaan substrat akibat pengaruh fisik, kimia, biologis, dan lainnya, sehingga permukaan tersebut kembali ke kondisi semula. Pembersihan industri terutama dipengaruhi oleh...Baca selengkapnya -
Apakah Anda tahu cara memilih surfaktan untuk pemulihan ladang minyak?
1. Surfaktan untuk tindakan peretakan Tindakan peretakan sering diterapkan di ladang minyak dengan permeabilitas rendah. Tindakan ini melibatkan penggunaan tekanan untuk memecah formasi, menciptakan retakan, dan kemudian menopang retakan tersebut dengan proppant untuk mengurangi hambatan aliran fluida, sehingga mencapai tujuan peningkatan...Baca selengkapnya -
Cara memilih surfaktan untuk stabilisasi tanah liat dan tindakan pengasaman
1. Surfaktan untuk menstabilkan tanah liat. Menstabilkan tanah liat melibatkan dua aspek: mencegah pembengkakan mineral tanah liat dan mencegah migrasi partikel mineral tanah liat. Untuk mencegah pembengkakan tanah liat, surfaktan kationik seperti jenis garam amina, jenis garam amonium kuaterner, jenis garam piridinium, dan lain-lain digunakan...Baca selengkapnya